CVT (Continuously Variable Transmission) adalah jenis transmisi otomatis pada sepeda motor scooter matic yang tidak memiliki gigi tetap seperti transmisi konvensional. Transmisi CVT menggunakan sabuk dan puli variabel untuk menciptakan perbandingan gigi yang tidak terbatas, yang memungkinkan perubahan perbandingan gigi secara halus dan tanpa adanya langkah-langkah yang terasa seperti pada transmisi otomatis konvensional.
Akhir-akhir ini kegiatan mengupgrade CVT atau populer dengan istilah ‘kirian’ cukup diminati oleh para pengguna scooter matic. Lalu apa sebenarnya upgrade CVT atau kirian ini?
Upgrade CVT bisa dimulai dengan mengganti roller CVT dengan berat yang lebih ringan dari standarnya. Misalnya motor matic standar menggunakan roller 13 gram, bisa diganti dengan yang mempunyai berat lebih ringan misalnya 9 gram. Dengan digantinya roller dengan yang lebih ringan, ini berarti berkurangnya gaya sentrifugal yang digunakan untuk menekan pulley rumah roller yang artinya akan memperlambat membesarnya ukuran pulley depan. Dengan kata lain, mesin akan ‘dipaksa’ untuk bekerja pada RPM yang lebih tinggi sehingga secara tidak langsung akan memberikan sensasi tarikan mesin yang lebih kencang atau spontan. Konsekuensi dari mengubah berat roller ini akan menyebabkan ada kemungkinan pulley rumah roller tidak akan menekan secara maksimal yang berarti akan berkurangnya kecepatan maksimal atau top speed. Mesin pun akan bekerja pada RPM yang lebih tinggi sehingga akan lebih perlu memerhatikan sistem pelumasan dan bahan bakar pun akan lebih boros.
Selain mengganti berat roller, ada pula yang menggunakan per CVT belakang yang lebih keras sehingga RPM threshold awal membuka nya pulley belakang (berarti pulley belakang akan mengecil dan memberikan ruang untuk pulley depan untuk membesar) dari 1000RPM ke 1500RPM. Ini memberikan mesin kesempatan untuk mencapai kurva torsi lebih optimal sehingga mesin akan terasa lebih bertenaga pada saat start. Biasanya upgrade per CVT ini diimbangi juga dengan upgrade per sentrifugal kopling otomatis agar kopling tidak mengunci sebelum torsi optimal yang diinginkan tercapai.
Ada satu lagi kegiatan upgrade CVT yaitu dengan merubah sudut derajat dari pulley rumah roller (pulley depan). Hal ini untuk mengompensasi penggunaan roller yang lebih ringan sehingga bisa mencapai kecepatan maksimal atau top speed dengan lebih cepat.
Jadi, perlu kah untuk melakukan upgrade CVT atau kirian ini? Selama mesin motor anda sehat, mampu bekerja pada RPM yang lebih tinggi – maka upgrade CVT ini cukup layak untuk dipertimbangkan.
Keuntungan dari upgrade CVT ini diantaranya :
- Tarikan motor matic akan terasa lebih ringan, cocok untuk kendaraan yang sering stop and go.
- Akselerasi motor matic akan lebih baik, lebih mudah untuk mencapai kecepatan tertentu dari posisi start.
- Pada kasus tertentu dengan riset CVT yang disesuaikan dengan performa mesin yang sudah diubah, upgrade ini bisa memberikan performa jauh lebih baik daripada mesin rubahan yang menggunakan CVT standar.
Untuk yang ingin melakukan upgrade CVT tapi masih bingung atau ragu, bisa menghubungi kami langsung – kami sudah menyediakan beberapa solusi sesuai dengan jenis motor matic dan tujuan dari upgrade CVT nya.

